KEDUNGBANTENG - Selasa (21/11) Musim kemarau berkepanjangan yang melanda Kabupaten Tegal membuat beberapa daerah mengalami kekeringan sehingga kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur warga yang kering. Tak terkecuali di dasa Karangmalang, kecamatan Kedungbanteng, warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih terutama untuk kebutuhan sehari-hari seperti air minum, mandi dan mencuci. Meski pada pertengahan bulan November sudah mulai turun hujan du wilayah Kabupaten Tegal, namun persebaran hujan masih belum merata sehingga warga desa Karangmalang masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih. BAZNAS Kabupaten Tegal melalui program Kab. Tegal Peduli mendistribusikan Air Bersih sejumlah 50.000 liter yang disalurkan secara bertahap hingga hari Selasa (21/11).
Ketua BAZNAS Kabupaten Tegal, KH. Akhmad Rofiqi, melalui Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Nurul Huda, S.E., mengatakan "Selama musim kemarau meskipun saat ini hujan sudah turun dalam intensitas masih rendah, membuat sumber air yang ada di Desa Karangmalang belum mengeluarkan air. Hal inilah yang mendorong BAZNAS mencoba memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang dibutuhkan warga".
"Air bersih sangat penting untuk kesehatan manusia. Air yang terkontaminasi dapat menyebabkan penyakit seperti diare, kolera, dan penyakit lain yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen. Air bersih membantu mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan masyarakat, yang juga membutuhkan air bersih untuk konsumsi dan hidrasi tubuh." tambahnya.
Terpisah, Kades Karangmalang mengapresiasi Bantuan Air Bersih dari BAZNAS Kabupaten Tegal, "Kami terasa terbantu dengan adanya droping air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga sehari-hari." ungkapnya. (FA/b)