
Berita Terkini
BAZNAS Kabupaten Tegal Laksanakan Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Ciamis, Pelajari Keberhasilan Pengelolaan UPZ Desa
Ciamis, 27 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat strategi penghimpunan zakat berbasis masyarakat, BAZNAS Kabupaten Tegal melaksanakan kegiatan studi tiru ke BAZNAS Kabupaten Ciamis pada Senin (27/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Tegal untuk terus belajar dari praktik-praktik terbaik (best practices) yang telah berhasil diterapkan oleh BAZNAS di berbagai daerah.
Rombongan BAZNAS Kabupaten Tegal dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tegal bersama jajaran pimpinan, yaitu Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, dan Wakil Ketua IV. Turut hadir pula Kepala Pelaksana beserta jajaran pelaksana. Kehadiran rombongan disambut secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis beserta pimpinan dan jajaran amil BAZNAS Kabupaten Ciamis dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat berbagi pengalaman.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Tegal. Menurutnya, studi tiru seperti ini merupakan salah satu bentuk sinergi antarlembaga yang sangat penting dalam memperkuat tata kelola zakat nasional. Melalui forum tersebut, kedua belah pihak dapat saling bertukar pengalaman, berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi, sekaligus berbagi strategi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Fokus utama studi tiru kali ini adalah mempelajari sistem pengelolaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa, yang menjadi salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Ciamis. Selama ini, BAZNAS Kabupaten Ciamis dikenal sebagai salah satu BAZNAS daerah yang berhasil membangun jaringan UPZ Desa secara masif dan berkelanjutan, sehingga mampu mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah hingga ke tingkat desa.
Melalui pendekatan yang sistematis, pembinaan yang konsisten, serta penguatan peran UPZ sebagai mitra strategis di tingkat desa, BAZNAS Kabupaten Ciamis berhasil mengubah potensi donasi masyarakat yang bernilai kecil atau sering disebut sebagai "recehan" menjadi kekuatan penghimpunan zakat yang mencapai nilai miliaran rupiah setiap tahunnya. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa potensi zakat dapat dioptimalkan apabila dikelola secara profesional, transparan, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Atas inovasi dan keberhasilannya tersebut, BAZNAS Kabupaten Ciamis juga berhasil meraih BAZNAS Award pada kategori pengelolaan UPZ Desa. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen dan konsistensi BAZNAS Kabupaten Ciamis dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat yang kuat hingga ke tingkat akar rumput.
Selama kegiatan berlangsung, rombongan BAZNAS Kabupaten Tegal memperoleh pemaparan mengenai berbagai aspek pengelolaan UPZ Desa, mulai dari proses pembentukan UPZ, strategi pembinaan dan pendampingan, mekanisme penghimpunan dana, sistem pelaporan, hingga upaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui tata kelola yang akuntabel dan transparan. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan saling bertukar gagasan, pengalaman, dan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan UPZ di masing-masing daerah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tegal menyampaikan bahwa keberhasilan BAZNAS Kabupaten Ciamis menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi BAZNAS Kabupaten Tegal untuk terus mengembangkan potensi zakat yang ada di Kabupaten Tegal, khususnya melalui penguatan peran UPZ Desa sebagai ujung tombak penghimpunan zakat di tengah masyarakat.
"Pengelolaan zakat tidak hanya berbicara tentang besarnya penghimpunan, tetapi juga bagaimana membangun sistem yang mampu menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Apa yang telah dilakukan BAZNAS Kabupaten Ciamis memberikan banyak pembelajaran berharga bagi kami untuk terus melakukan inovasi dan penguatan kelembagaan," ungkapnya.
Melalui kegiatan studi tiru ini, BAZNAS Kabupaten Tegal berharap dapat mengadaptasi berbagai praktik baik yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Ciamis sesuai dengan karakteristik dan potensi daerah di Kabupaten Tegal. Dengan demikian, pengelolaan UPZ Desa di Kabupaten Tegal diharapkan semakin optimal, profesional, dan mampu meningkatkan penghimpunan zakat untuk mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, penyerahan cendera mata, foto bersama, serta komitmen kedua belah pihak untuk terus mempererat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola zakat yang semakin modern, profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan umat.
27/07/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Tegal
BAZNAS Kabupaten Tegal Bekali 43 Peserta Pelatihan Gada Pratama Angkatan IV Tahun 2026
Slawi – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, BAZNAS Kabupaten Tegal menyelenggarakan Pembekalan Peserta Program Pelatihan Gada Pratama Angkatan IV Tahun 2026 pada Jumat, 17 Juli 2026, bertempat di Aula PKK Kabupaten Tegal.
Kegiatan pembekalan ini menjadi tahapan awal bagi para peserta sebelum mengikuti rangkaian pelatihan Gada Pratama. Sebanyak 43 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sebagai bekal untuk mempersiapkan diri menjadi tenaga satuan pengamanan (Satpam) yang profesional, disiplin, dan berintegritas.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tegal yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Pelatihan Gada Pratama merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui program pemberdayaan ekonomi. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mustahik sehingga memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja serta kesempatan memperoleh pekerjaan yang lebih baik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT SAW, yang menjadi mitra dalam penyelenggaraan program. Kehadiran mitra diharapkan dapat memperkuat sinergi antara lembaga sosial dan dunia usaha dalam menciptakan sumber daya manusia yang siap bekerja, memiliki etos kerja tinggi, serta mampu menjawab kebutuhan industri akan tenaga keamanan yang kompeten.
Selama pembekalan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, motivasi, kedisiplinan, etika profesi, tanggung jawab, serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai seorang tenaga satuan pengamanan. Selain peningkatan kompetensi teknis, peserta juga didorong untuk memiliki integritas, sikap profesional, serta semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui Program Pelatihan Gada Pratama Angkatan IV Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Tegal berharap para peserta dapat mengikuti seluruh proses pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kedisiplinan, dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang kuat, diharapkan para peserta mampu menjadi tenaga satuan pengamanan yang profesional, berdaya saing, serta memberikan manfaat bagi lingkungan kerja maupun masyarakat luas.
Program ini merupakan wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Tegal dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
17/07/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Tegal
BAZNAS Kabupaten Tegal Gelar Bimbingan Teknis Program Sanitasi Sehat Sekolah Dasar
Slawi – BAZNAS Kabupaten Tegal menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Sanitasi Sehat Sekolah Dasar bagi perwakilan Sekolah Dasar Negeri dan Koordinator Wilayah Kecamatan (KWK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se-Kabupaten Tegal. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026, bertempat di Aula PKK Kabupaten Tegal ini diikuti oleh 67 perwakilan sekolah dasar dan 18 KWK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Ketua BAZNAS Kabupaten Tegal, serta jajaran BAZNAS Kabupaten Tegal. Bimbingan teknis ini menjadi langkah awal dalam pelaksanaan Program Sanitasi Sehat Sekolah Dasar yang diinisiasi BAZNAS Kabupaten Tegal sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas sarana sanitasi di lingkungan pendidikan.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun BAZNAS Kabupaten Tegal dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan sarana sanitasi yang layak. Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang optimal.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tegal menyampaikan bahwa Program Sanitasi Sehat Sekolah Dasar merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan atau perbaikan fasilitas sanitasi, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Melalui bimbingan teknis ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan program, persyaratan administrasi, kriteria penerima manfaat, hingga tata cara pelaksanaan dan pelaporan kegiatan. Dengan demikian, seluruh sekolah yang mengikuti program diharapkan dapat melaksanakan setiap tahapan secara efektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Program Sanitasi Sehat Sekolah Dasar bertujuan untuk menciptakan lingkungan sanitasi yang sehat di sekolah-sekolah negeri di Kabupaten Tegal. Ketersediaan fasilitas sanitasi yang memadai diharapkan mampu mendukung terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat, mengurangi risiko penyebaran penyakit, serta menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman bagi peserta didik.
Selain memberikan manfaat bagi siswa, program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Lingkungan sekolah yang sehat diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan belajar, kehadiran siswa, serta peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik.
Melalui kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Tegal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, serta seluruh satuan pendidikan, diharapkan Program Sanitasi Sehat Sekolah Dasar dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Tegal. Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
08/07/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Tegal
Agenda Pimpinan

BAZNAS Bersama Sekda, Kadisporapar, PMI dan Kabag Kesra rapat bahas Bencana Banjir Bandang
SLAWI - Senin (26/1) BAZNAS Kabupaten Tegal menghadiri rapat bersama dengan Sekda Kabupaten Tegal, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kab Tegal, PMI dan Kabag Kesra Setda Kab Tegal membahas Bencana Banjir Bandang yang menimpa wilayah Kabupaten Tegal pada Sabtu, 24 Januari 2026 kemarin. BAZNAS Kabupaten Tegal diwakili oleh Ketua, KH Akhmad Rofiqi, dan Wakil Ketua Bidang Pendistibusian dan Pendayagunaan, HM Syafiq Zuhri. Rapat membahas tindak lanjut penanganan banjir bandang yang menimpa kecamatan Bojong dan Kecamatan Bumijawa khususnya objek wisata Guci yang merupakan objek wisata andalan Kabupaten Tegal.
26-01-2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Tegal

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tegal Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Skema Pimpinan BAZNAS Daerah di BAZNAS Institute
Jakarta – 30 Juni s.d. 4 Juli 2025
Dalam rangka peningkatan kapasitas kelembagaan dan profesionalitas pimpinan, BAZNAS Kabupaten Tegal mengirimkan dua orang unsur pimpinan untuk mengikuti kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Skema Pimpinan BAZNAS Daerah yang diselenggarakan oleh BAZNAS Institute, Jakarta, selama lima hari, mulai 30 Juni hingga 4 Juli 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, HM Syafiq Zuhri, dan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum, Hj. Istibsaroh, bersama para pimpinan BAZNAS daerah se-Indonesia lainnya.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program standardisasi kelembagaan BAZNAS yang bertujuan mencetak pimpinan daerah yang profesional, visioner, dan mampu menjalankan amanah pengelolaan zakat secara transparan dan akuntabel sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS RI menyampaikan bahwa kepemimpinan yang kuat dan kompeten sangat menentukan keberhasilan pengelolaan zakat. “Pimpinan BAZNAS bukan hanya manajer program, tetapi juga duta gerakan zakat. Maka, sertifikasi ini menjadi penanda profesionalisme dalam pengelolaan dana umat,” ujar narasumber utama dari BAZNAS Institute.
Selama lima hari pelatihan, para peserta dibekali berbagai materi strategis mulai dari tata kelola BAZNAS, strategi pengumpulan dan pendistribusian zakat, penguatan SDM dan administrasi, hingga kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan mustahik.
HM Syafiq Zuhri menyampaikan kesan positif terhadap pelatihan ini. “Kami mendapatkan banyak ilmu baru, terutama dalam mengembangkan strategi pengumpulan yang inovatif dan amanah. Kami akan membawa pulang semangat ini untuk memperkuat gerakan zakat di Kabupaten Tegal,” ujarnya.
Senada, Hj. Istibsaroh menambahkan bahwa pelatihan ini membuka wawasan luas tentang pentingnya manajemen kelembagaan yang solid. “Kami merasa lebih siap dalam menata sistem administrasi dan SDM di lingkungan BAZNAS Kabupaten Tegal agar semakin profesional dan sesuai standar nasional,” jelasnya.
Dengan keikutsertaan dalam pelatihan ini, BAZNAS Kabupaten Tegal menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas lembaga, demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga amanah zakat secara profesional dan penuh integritas.
30-06-2025 | Faiq Anan Murobby

Rapat Koordinasi Pimpinan BAZNAS se-Eks Karasidenan Pekalongan
Pemalang - Sabtu (1/2) Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tegal hadiri Rapat Koordinasi Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Eks Karasidenan Pekalongan di Pemalang. Rapat ini dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si. dan ditutup oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Pada rapat ini menghasilkan resolusi rapat dalam rangka memperkuat kelembagaan BAZNAS serta meningkatkan nilai manfaat BAZNAS dalam hal pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi serta kolaborasi dengan stakeholder di daerahnya masing-masing.
01-02-2025 | Faiq Anan Murobby

